Dahnil: Kenapa Takut People Power? Secara Konstitusional itu Sah

Home / Berita / Dahnil: Kenapa Takut People Power? Secara Konstitusional itu Sah
Dahnil: Kenapa Takut People Power? Secara Konstitusional itu Sah Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simajuntak. (FOTO: Rahmi Yati Abrar/TIMES Indonesia)

TIMESTERNATE, JAKARTA – Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, people power merupakan sesuatu yang sah secara konstitusional.

"Jadi begini, kenapa takut people power. Yang enggak boleh adalah berbuat anarkis dan kemudian merusak tatanan masyarakat dan bernegara sampai ideologi kita," ujarnya usai menghadiri simposium yang digelar BPN di hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Dirinya mengaku heran dengan kekhawatiran banyak pihak soal people power tersebut. Bahkan, pihaknya banyak yang ditangkap lantaran dituding melakukan gerakan makar.

"Saya pikir stop lah merampas hak demokrasi," ucapnya.

"Justru bagi saya, orang yang melarang people power itu adalah tindakan makar. Kenapa? People power itu konstitusional. Tapi justru menangkapi orang yang people power dengan cara damai, melakukan hak konstitusional dia dengan protes, kemudian itu dihalangi dan ditangkap, itu ialah tindakan makar. Di mana itu tindakan inkonstitusional. Mereka bisa ditangkap secara hukum," tambah Dahnil.

Sementara itu, Amien Rais sebelumnya mengatakan akan mengganti istilah people power dengan kedaulatan rakyat.

Menyikapi itu, Dahnil.menyebut jika apa yang disampaikan Amien hanyalah sebuah kata-kata dan ungkapan Satir dari Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

"People power itu bukan sesuatu yang sebenarnya menakutkan. People power itu ungkapan protes masyarakat," tandas Dahnil. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com