Hadapi Musim Tanam, Dispertan Siapkan Paket Lengkap untuk Petani Padi Morotai Barat

Home / Berita / Hadapi Musim Tanam, Dispertan Siapkan Paket Lengkap untuk Petani Padi Morotai Barat
Hadapi Musim Tanam, Dispertan Siapkan Paket Lengkap untuk Petani Padi Morotai Barat Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Morotai, Anwar Husen. (Foto: Abhausain for TIMES Indonesia)

TIMESTERNATE, PULAU MOROTAI – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pulau Morotai Maluku Utara (Malut) bakal menyiapkan paket lengkap buat petani padi di  Desa Aha, Cocomare, Ngele-Ngele dan Tiley Kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar) untuk musim tanam berikutnya. Paket lengkap tersebut berupa bibit padi M-70, pupuk dan obat hama serta pendamping dari M-Tani.

Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Morotai, Anwar Husen, saat mengklarifikasi soal pemberitaan TIMES Indonesia mengenai Petani Padi Morotai Barat gagal panen karena kekurangan obat hama.

"Soal gagal panen petani padi di Desa Ngele-Ngele dan Tiley, saya tidak mau menyalahkan siapa siapa, tetapi hal ini menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pertanian, Petani dan Pendamping, agar kedepan ditingkatkan kerja sama lebih baik. Karena petani kita belum terbiasa dengan menanam padi diluar musim tanam yang biasanya petani laksanakan, dan juga memberikan pelayanan lebih maksimal, sehingga tidak terjadi lagi masalah seperti yang dikeluhkan," ungkap Anwar.

Untuk itu, Kata Arol sapaannya, penanaman tahap senjutnya Dispertan telah menyediakan paket lengkap buat petani padi melalui anggaran APBD-P 2020. Diantaranya, Bibit Padi M-70, Pupuk dan Obat Hama serta Pendampingan dari M-Tani bagi petani padi sawah dan ladang di Desa Cocomare, Ngele-Ngele dan Tiley.

Menurutnya, gagal panen terjadi karena Petani di Morotai belum terbiasa menanam padi diluar musim tanam, kekurangan obat, hama tidak terdeteksi sejak dini dan kurangnya koordinasi dengan pendamping IPB saat itu. Sehingga kegagalan petani kami jadikan bahan evaluasi untuk mendulang hasil panen kedepan lebih baik dan sesuai target.

Oleh karena itu, pada penanaman berikut Dispertan buat antisipasi lebih dini, baik bibit, pupuk, obat hama dan pendamping."Saya sudah bicarakan dengan Bupati dan sudah disetujui, sehingga pada perubahan anggaran ini sudah dimasukkan kebutuhan tuk paket lengkap didalamnya termasuk belanca obat hama," ujarnya.

Disebutkan, musim tanam berikut bibit padi varietas M-70 menjadi pelihan buat petani padi di Desa Cocomare, Ngele-Ngele dan Tiley untuk di tanam dan didampingi langsung oleh M-Tani. Di tiga Desa ini penanaman padi sawah 100 hektar dan padi ladang 50 hektar.

"Menjadi harapan, agar petani mencapai hasil yang maksimal seperti di Desa Aha, dapat bekerja sama dengan baik bersama pendamping. Sehingga, cara penanaman dan perawatan padi dapat dilakukan dengan benar. Karena M-Tani telah melakukan pendampingan di Desa Aha dan hasilnya memuaskan. Tetapi, bila petaninya tidak patuhi apa yang dianjurkan pendamping hasil panennya akan tidak maksimal. Untuk itu, kerja samanya sangat di butuhkan," harapnya.

Kepala Dispertan Kabupaten Pulau Morotai Anwar mengatakan, sementara obat bakal disiapkan bagi petani padi adalah Tabas kegunaaanya membasmi gulma, prevathon untuk pengerek batang dan acapela system untuk mengatasi kanker leher atau blas pada tanaman padi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com