Pasangan SALAMAT Resmi Diusung Demokrat dan PKB di Pilkada Tikep 2020

Home / Berita / Pasangan SALAMAT Resmi Diusung Demokrat dan PKB di Pilkada Tikep 2020
Pasangan SALAMAT Resmi Diusung Demokrat dan PKB di Pilkada Tikep 2020 Bakal calon Wali Kota (kiri) dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan (FOTO: Dokumentasi tim SALAMAT)
Fokus Berita

TIMESTERNATE, TIDORE – Bakal calon Wali Kota Tidore Kepulauan Salahuddin Adrias dan Wakil Wali Kota Muhammad Djabir Taha akhirnya bernafas lega untuk Pilkada Tikep 2020. Setelah dia mendapat mandat dari partai Demokrat yang disampaikan langsung oleh Ketum Agus Harimurti Yudhoyono di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

"Dengan senang hati, bersyukur dan tentu diiringi dengan optimisme dan semangat yang tinggi menerima secara langsung Salahudin Adrias sebagai calon Wali Kota Tidore Kepulauan dan Muhammad Djabir Taha sebagai Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan," ungkap Agus Harimurti Yudhoyono seperti dikutip dari penggalan video yang diterima TIMES Indonesia

Hal itu juga dibenarkan oleh bakal calon Wali Kota Salahuddin Adrias ketika dikonfirmasi reporter TIMES Indonesia melalui pesan singkat. "Iya benar (diusung oleh partai Demokrat)," singkat Salahuddin

Selain Demokrat, pasangan dengan sebutan SALAMAT ini telah mengantongi rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Berdasarkan Surat keputusan Dewan Pengurus Pusat PKB nomor 1031/DPP/01/I/2020 tentang penetapan Salahudin Adrias dan Muhammad Djabir Taha sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tidore Kepulauan.

Keputusan yang dikeluarkan pada 16 Januari 2020 itu ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekjen Hasanuddin Wahid.

Dengan demikian, SALAMAT telah memiliki lima kursi di DPRD, dengan rincian tiga kursi dari PKB dan dua kursi dari Demokrat. Dan telah memenuhi ketentuan dalam UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Pada pasal 40 ayat 1 dalam UU itu disebutkan partai politik atau gabungan partai politik dapat mendaftarkan pasangan calon jika telah memenuhi persyaratan perolehan paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD. Atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan umum anggota DPRD.

Tak hanya dua partai itu, Salahuddin mengaku sejumlah partai politik juga akan bergabung dengan pasangan SALAMAT dalam Pilkada yang rencananya digelar pada 9 Desember 2020. Namun ia enggan mempertegas partai apa saja yang akan menyusul. Meski begitu beredar kabar partai Perindo segera menyusul.

"Ada beberapa partai yg Insya Allah akan menyusul," ujarnya

Setelah upaya mengamankan rekomendasi partai, Salahuddin bersama tim meningkatkan konsolidasi internal, terutama tim relawan, partai pengusung dan pendukung.

"Setelah itu baru sosialisasi dan konsolidasi ke masyarakat dengan bentuk atau model yang disesuaikan dengan kondisi Covid-19," pungkasnya.

Terpisah, Ketua DPD partai Demokrat Maluku Utara Hendrata Thes yang juga mendampingi kedua bakal Paslon dalam penyerahan dukungan mengungkapkan, pihaknya tetap menyiapkan langkah-langkah ikhtiar menyambut Pilkada serentak 2020.

"Semua berusaha, tidak bisa takabur," singkatnya ketika dikonfirmasi TIMES Indonesia

Selain SALAMAT, pasangan yang sudah mengantongi rekomendasi adalah incumbent Capt. Ali Ibrahim dan Muhammad Senen untuk ajang Pilkada Tikep 2020. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com